cerita cerita film
Heloo heloo..
Tetiba kemarin pengin rasanya nulis di blog sesuatu yang sering tak terungkapkan selama ini,wkwk. Sebenernya aku bukan tipe orang yang ekpresif dalam hal menunjukan apa yang aku rasakan secara lisan maupun tulisan, tapi pada dasarnya aku orang yang suka menceritakan apa yang habis aku baca dan tonton ke orang lain. Jadiii, untuk menampung kesukaanku itu aku mecoba untuk menuliskannnya di blog yang sangat usang ini.
Pertama tama, aku pengin menceritakan film jepang yang
telah aku tonton selama seminggu ini. Dalam seminggu aku nonton 4 film
jepang karena emang aku lagi excited sekali dengan cerita romance jepang
yang simple but so cute ini.>< Ini bukan review film, karena aku bukan orang yang
ahli dalam dunia perfilman, apalagi sinopsis, karena disini so pasti akan
mengandung spoiler, hehe. Jadi, ini hanya ungkapan perasaanku setelah nonton,
garis besar cerita, dan beberapa adegan yang berkesan buat aku, tapi mungkin
juga bisa untuk rekomendasi jika kalian memang tertarik, :D.
Tomorrow I will date with yesterday's you
Film ini aku dapet rekomendasi dari temen SMAku udah lama
banget, mungkin sekitar tahun lalu, tapi aku baru sempet nonton kemarin2 karena
penasaran dan emang lagi niat nonton, hehe. Diliat
dari judulnya, emang unik, keliatan kalo ada unsur fiksi fiksinya. Awal adegan
film ini yaitu langsung menceritakan tentang cowo kuliahan bernama Takatoshi Minamiyama yang
jatuh cinta pada pandangan pertama sama cewe cantik, anggun, imut, lembut,
bernama Fukuju Emi yang diliatnya di kereta. Awalnya, aku low expected sama film ini gegara adegan di kereta ini,
pada dasarnya aku engga suka karakter cewe yang terlalu sempurna kaya gitu, wkwk
juga ngga terlalu setuju dengan cinta pada pandangan pertama, kalau suka si
mungkin ya, tapi kalau cinta rasanya tidak masuk akal, wkwk. Dan disini, Takatoshi bener2 langsung suka dan penasaran banget sama Emi-chan, sampai dia sengaja
turun di pemberhentian yang sama kaya Emi chan , mana langsung bilang suka
lagi, aku kalau jadi Emi chan malah takut n heran xD Akan tetapi, disini, waktu
Takatoshi kun bilang suka ke Emi chan dan bilang pengin ketemu lagi besok
besok, Emi chan cuma senyum and her eyes look sad. Yap, padahal disitu pertama
kali takatoshi ketemu Emi-chan, tp ekspresi Emi chan seperti mengatakan
sebaliknya. Disini, aku mulia menebak nebak apa yang sebenernya terjadi apa
mungkin sebenernya emi chan udah mati, atau takatoshi yang udah mati, atau
sebenernya emi chan bukan manusia, dll.
Dan sewaktu takatoshi bilang penin
ketemu lagi besok, emi chan malah nangis , kukira besoknya ngga bakal ketemu
lagi karena munkin emi chan cuma ilusi takatoshi kun belaka, eh ternyata besok
besoknya mereka ketemu terus oi, baik disengaja atau tidak, karena intensitas
pertemuan mereka yang sangat sering, hubungan mereka semakin berkembang, bisa
dibilang mereka nge date setiap hari. Anehnya, setiap momen sweet mereka, emi
chan sering banget nangis, walopun ngakunya nangis terharu, tapi keliatan kalo
nangisnya lebih ke nangis sedih. Daann, sekitar 2 minggu setelah kedekatan
mereka, emi chan mengungkapkan suatu rahasia ke takatoshi kun, nah disini mulai bingung deh wkwk, jadii, ternyata emi chan
adalah orang dari dunia lain yang memiliki arah waktu yang berlawanan dengan
dunia takatoshi, karena film ini dari awal mengambil sudut pandang dari
takatoshi-kun, jadi arah kehidupan takatoshi dari anak anak, remaja, dewasa tua, berkebalikan dengan emi chan. Jadi,
ketika takatoshi berumur 5 tahun, emi chan berumur 35 tahun, ketika emi chan
berumur 5 tahun, takatoshi berumur 35 tahun, dst. Mereka, hanya bisa ketemu
setiap 5 tahun sekali dan cuma selama 30 hari, dan kini mereka ketemu ketika
mereka sama sama berumur 20 tahun.
Waktu takatoshi berumur 5 tahun, dia pernah
hampir tenggelam tapi diselamatkan oleh seseorang yang ternyata adalah emi chan yang telah berumur
35 tahun. Naah, karena arah waktu yang berlawanan itu, jadii hari pertama waktu
takatoshi ketemu emi chan adalah merupakan hari terakhir emi chan ketemu
takatoshi-kun, disini kejawab kenapa emi chan sering nangis waktu momen momen
sweet awal awal mereka ketemu, karenaaa itu adalah masa masa terakhir bagi emi chan. fakta lainnya yaitu besoknya takatoshi itu adalah kemarinnya emi chan, jadi apa yang telah terjadi
pada emi chan baru akan terjadi besok besoknya bagi takatoshi, begitu juga
sebaliknya. Yapp, disini titik yang menyakitkan bagi takatoshikun , jadi
kenangan kenangan mereka tidak pernah menyatu. Emi chan terbantu karena dia memiliki
buku catatan berisi apa yang telah dia lakukan dengan takatoshi-kun ketika hari
pertama emi chan datang/hari terakhir takatoshi ketemu sama emi chan. Yaaaaa,
ini snagat complicated untuk di ceritakan, jadi aku saranin, kalian nontonn aja
karena ini sweet sekali :D, dan masih banyak fakta menyakitkan lain yang harus diterima mereka berdua. :""
Disini aku mikir, wow, ini bener2 diluar
ekspektasiku, heran ko bisa bikin cerita se complicated ini tp dikemas dalam
cerita yang simple dan cute :’). ekspektasi awalku yang berfikir mungkin ini sekedar cerita tentang time traveler atau reinkarnasi yang udah sering dan banyak di ceritakan di drama dan film film lain ternyata film ini menyajikan fakta yang berbeda.
Pendapatku tentang film ini, diliat dari
pemainnya, yaaa, emang aktor aktor jepang tidak se ganteng, cute, dan mulus
like aktor aktor korea yang udah kayak anime idup wkwk. Aktor jepang sendiri
yang sering main live action dari anime malah terkesan lebih realistis dan
maskulin. Kalau dari peran fukuju emi nya sendiri cantik banget, dia bener bener diceritain sebagai cewe yang sempurna banget disini, cantik, pinter masak,
perhatian, beuuh istri idaman max, tapi wlaupun sempurna banget karakternya dia
ngga bikin sebel haha, mugkin yang cewe pernah ngrasain gimana rasanya sebel
sama karakter cewe yang sempurna banget di drama, film atau novel. xD. Baru sejatuh
ciinta ini sama film romance jepang, dari dulu nonton film jepang cuma dari live action anime kayak conan, death
note, shigatsu, dan ao haru ride yang aku sudah jatuh cinta sama anime nya
sehingga waktu liat live actionnya sedikit kurang puas. Mulai dari nonton
tomorrow aku jadi penasaran sama film film jepang yang manis lainnya, jadi setelah aku
maraton nonton the 100th love with you, one week friend, dan relife yang
ceritanya mungkin bakal aku share di postingan selanjutnyaaa.

Komentar
Posting Komentar