Financial Statement Analysis , Manajemen Keuangan 1 Pertemuan 1
Rabu, 07 November 2018
Manajemen Keuangan 1
Pak Suwaldiman M.Accy., SE., Akt., CMA., CA.
Buku : Peirson, G., R. Brown, S. Easton, P. Howard, S. Pinder (2015), Business Finance, 12nd Edition, McGraw Hill Irwin (P).
Hari ini hari pertama berangkat setelah UTS J untuk materi kali ini kyaknya bapaknya ngga ambil dari buku biasanya, buat bab ini sepertinya istimewa ngga ambil dari buku peirson, Cuma dari ppt bapaknya aja.
*
Financial Statement Anaysis
Ketika sebuah perusahaan ingin mengetahui cashflow yang terjadi di perusahaan, maka perlu dilakukan analisis laporan keuangan. Ketika seorang menajer akan melakukan analisis, perlu beberapa hal hal yang perlu dijawab dan dilakukan
- · Apakah perusahaan tersebut profitable?
apakah perusahaan yang akan dianalisis laporan keuangannya punya kemampuan untuk menghasilkan profit atau tidak.
- · Jika perusahaan tersebut profitable, segment (anak perusahaan) mana yang paling profitable?
Kebanyakan perusahaan besar di indonesia merupakan perusahaan holding (perusahaan induk yang memiliki anak perusahaan) sehingga sangat penting untuk mempelajari akuntansi kombinasi bisnis.
- · Profitabilitas perusahaan sebaiknya dibandingkan dengan perusahaan kompetitor
- · Apakah akan ada perubahan bisnis dimasa yang akan datang?
Dalam melakukan analisis laporan keunagan, yang dilakukan adalah Analisis Rasio.
3 jenis analisis rasio :
1. Operating ratio
Rasio yang menunjukan kemampuan perusahaan menghasilkan profit dan aliran kas
2. Credit ratio
Rasio yang menunjukan kemampuan perusahaan membayar kewajiban
3. Investment ratio
Rasio yang digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan secara keseluruhan
Pertama,
Operating Ratio (menganalisis profitabilitas perusahaan)
Dalam melakukan operating ratio, diperlukan beberapa hitungan
a. Revenue Grows Rate (tingkat pertumbuhan laba)
Apakah pendapatan pada perusahaan memiliki perubahan setiap tahunnya.
Rumus :
Kalo hasilnya 0 berati tidak mengalami perubahan
Kalo hasilnya negatif berati mengalami kekurangan
Perudhan yang baik ditandai dengan RGR yang semakin tahun semakin besar
b. Gross Margin Percentage
Untuk mengukur bagian dari pendapatan yang tersedia untuk menutup biaya selain cost. Berpa persen gross margin dari Sales.
“Laporan Laba Rugi”
Sales xxx
Gross Margin xxx
Rumus:
c. Operating Margin Percentage
“Laporan Laba Rugi”
Sales xxx
Gross Margin xxx
Operating exp xxx +
Operating Income xxx
Operating Income merupakan laba sebeum terkena bunga dan pajak. Untuk menghitung berapa persen bagian revenue yang digunakan untuk menutup pembayaran bunga dan bank.
d. Effective income tax rate
Berapa tarif pajak yang dibayar perusahaan
Rumus :
e. Days Receivable Outstanding
Dalam berapa hari setelah piutang, perusahaan dapat menagihnya.
Misal jika 2/10 n/30 (jika pelanggan membayar piutang dalam 10 hari maka perushaan akan kasih diskon 2 %). apabila perusahaan ternyata dapat menagih lebih dari 3o hari, berati kemampuan perusahaan dalam menagih buruk dan cashflow dalam perusahaan dpat bermasalah.
f. Days Payable Outstanding
Dalam berapa hari perusahaan dapat membayar hutang
Rumus :
g. Inventory Turnover
Berapa kali si perusahaan melakukan siklus penjualan. Misal berapa kali perusahaan siklus beli dari supplier-produksi-jual-ditagih dalam satu tahun.
Rumus :
Sekarang, kita masuk ke contoh
Diperlukan laporan Posisi Keuangan dan Laporan Laba Rugi untuk menghitung Operating Ratio
Artinya, revenue perusahaan starbuck naik sebesar 29% dibanding tahun sebelumnya.
Untuk menentukan perusahaaan tersebut mengalami trend naik atau tidak, perlu dilakukan RGR tahun 1999 juga.
Artinya, 56 % dari sales yang dihasilkan starbuck tersedia untuk menutup biaya operasional, bunga dan pajak.
Misal , diketahui harga jual kopi 30,000. Brp harga bahan baku kopi jika GMR 56 % ?
GMR : 56 % x 30,000 = 16,800
Maka harga bahan baku 30,000 – 16,800 = 13,200
c. Operating Margin Percentage tahun 2000
Artinya laba sebesaar 9.8 % dihasilkan starbuck sebelum dikurangi biaya bunga dan pajak.
Artinya, pajak yang harus dibayar perusahaan adalah sebesar 41 % dari laba.
Artinya, starbuck membayar hutang setelah 25 hari
Disini terlihat bahwa starbuck menagih piutang secepatnya namun membayar hutang lebih lambta, ini merupakan strategi bsnis untuk mempertahankan cashflow.
g. Inventory Turnover tahun 2000
Artinya, starbuck memproduksi kopi dalam setahun sebanyak 5x
*
Oke, alhamdulillah catetan Manajemen Keuangan pertemuan pertama setelah UTS done, utk materi Credit Ratio dan Investment Ratio akan di lanjutkan minggu depan.


Komentar
Posting Komentar